JIEXPO KEMAYORAN - INDONESIA

2 – 5 December 2026

Tren Electric Vehicle Meningkat: Prospek Industri Manufaktur EV di Indonesia

Sumber: Freepik.com

Pertumbuhan electric vehicle (EV) di Indonesia menunjukkan tren yang semakin signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, populasi kendaraan listrik di Indonesia telah mencapai lebih dari 333.561 unit, didukung oleh kehadiran lebih dari 4.272 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di ribuan titik. Selain itu, total investasi di sektor industri kendaraan listrik juga terus meningkat dan telah menembus puluhan triliun rupiah, mencerminkan tingginya minat investor terhadap pengembangan ekosistem EV di dalam negeri.

Seiring dengan meningkatnya adopsi kendaraan listrik, peluang di sektor manufaktur EV pun semakin terbuka lebar. Indonesia tidak hanya menjadi pasar potensial, tetapi juga memiliki keunggulan dari sisi sumber daya, khususnya nikel sebagai bahan utama baterai. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai tren EV di Indonesia, faktor pendorong pertumbuhannya, serta potensi besar industri manufaktur EV dari hulu hingga hilir. Simak penjelasannya hingga akhir untuk memahami bagaimana Indonesia dapat menjadi pemain kunci dalam industri kendaraan listrik global.

Apa Itu EV? Bagaimana Tren EV di Indonesia? 

Electric vehicle (EV) atau kendaraan listrik adalah jenis kendaraan yang menggunakan motor listrik sebagai sumber tenaga utama, dengan energi yang berasal dari baterai, bukan dari bahan bakar fosil seperti bensin atau solar. Secara umum, kendaraan listrik terdiri dari beberapa jenis, seperti Battery Electric Vehicle (BEV) yang sepenuhnya menggunakan listrik, serta Hybrid Electric Vehicle (HEV) yang mengombinasikan motor listrik dengan mesin berbahan bakar. 

Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan tren yang terus meningkat dan didukung oleh berbagai indikator pertumbuhan yang cukup signifikan. Hingga saat ini, populasi kendaraan listrik di Indonesia telah mencapai lebih dari 333.561 unit, mencerminkan peningkatan adopsi yang semakin luas di masyarakat.

Dari sisi infrastruktur, pemerintah juga terus mempercepat pembangunan fasilitas pendukung, di mana telah tersedia sekitar 4.272 unit SPKLU yang tersebar di 2.811 lokasi di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini menjadi faktor penting dalam mendorong kenyamanan penggunaan kendaraan listrik.

Selain itu, dari sisi investasi, industri kendaraan listrik di Indonesia telah menarik nilai investasi hingga sekitar Rp25,67 triliun, yang mencakup sektor perakitan kendaraan serta pengembangan ekosistem baterai. Angka-angka ini menunjukkan bahwa tren EV di Indonesia tidak hanya tumbuh dari sisi pengguna, tetapi juga semakin kuat dari sisi industri dan infrastruktur pendukungnya.

Faktor yang Mendukung EV Meroket

Pesatnya pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia tidak terjadi begitu saja. Ada berbagai faktor yang saling mendukung, mulai dari kebijakan pemerintah hingga potensi sumber daya alam yang dimiliki. Berikut beberapa faktor utama yang mendorong tren EV semakin meningkat:

1. Dukungan kebijakan pemerintah

Pemerintah terus mendorong adopsi EV melalui berbagai insentif seperti keringanan pajak, subsidi pembelian kendaraan listrik, serta percepatan pembangunan infrastruktur SPKLU.

2. Target pengurangan emisi karbon

Komitmen Indonesia dalam menekan emisi gas rumah kaca membuat kendaraan listrik menjadi salah satu solusi utama dalam transisi menuju energi bersih.

3. Potensi sumber daya nikel yang besar

Indonesia merupakan salah satu negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia, yang menjadi bahan utama dalam produksi baterai kendaraan listrik.

4. Investasi industri yang terus meningkat

Masuknya investasi besar di sektor manufaktur EV, termasuk baterai dan perakitan kendaraan, mempercepat terbentuknya ekosistem industri kendaraan listrik di dalam negeri.

5. Meningkatnya kesadaran masyarakat

Semakin banyak masyarakat yang mulai beralih ke kendaraan listrik karena dinilai lebih ramah lingkungan, efisien, dan sesuai dengan tren mobilitas masa depan.

Potensi Manufaktur EV di Indonesia

Seiring meningkatnya tren kendaraan listrik, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat manufaktur EV di kawasan, bahkan di tingkat global. Hal ini didukung oleh berbagai keunggulan strategis yang dimiliki, berikut beberapa potensi utamanya:

1. Cadangan nikel terbesar di dunia

Indonesia memiliki cadangan nikel mencapai sekitar 55 juta ton, yang merupakan bahan utama dalam produksi baterai kendaraan listrik. Ketersediaan ini menjadi keunggulan kompetitif dalam rantai pasok global EV.

2. Investasi industri yang terus meningkat

Sepanjang tahun 2025, total investasi yang masuk ke Indonesia mencapai sekitar Rp1,8 kuadriliun, dengan kontribusi besar dari sektor pertambangan dan manufaktur baterai kendaraan listrik.

3. Posisi geografis yang strategis

Letak Indonesia yang berada di jalur perdagangan internasional serta dekat dengan pasar Asia menjadikannya sebagai hub potensial dalam distribusi dan rantai pasok kendaraan listrik di kawasan.

4. Integrasi industri dari hulu ke hilir

Ekosistem EV di Indonesia terus berkembang, mulai dari sektor pertambangan nikel, pengolahan bahan baku, produksi baterai, hingga perakitan kendaraan listrik.

Manufacturing Indonesia Series: Momentum Akselerasi Manufaktur EV Nasional

Pesatnya perkembangan electric vehicle di Indonesia tidak hanya mencerminkan perubahan tren transportasi, tetapi juga membuka peluang besar dalam memperkuat sektor manufaktur nasional. Kolaborasi antara produsen, penyedia teknologi, investor, hingga pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menciptakan industri kendaraan listrik yang inovatif, efisien, dan berkelanjutan.

Manufacturing Indonesia Series 2026 hadir sebagai salah satu platform yang mempertemukan berbagai pelaku industri dalam satu ekosistem bisnis. Pameran manufaktur terbesar di Asia Tenggara ini menghadirkan berbagai inovasi teknologi industri, termasuk perkembangan kendaraan listrik, solusi otomasi, hingga teknologi pendukung manufaktur modern yang dapat mempercepat transformasi industri di Indonesia.

Bergabunglah bersama para pelaku industri dalam Manufacturing Indonesia Series 2026: The Biggest Manufacturing Expo in Southeast Asia. Kunjungi website resmi https://www.manufacturingindonesia.com/ untuk mendapatkan informasi terbaru seputar industri manufaktur. Ikuti juga Instagram @manufacturing.indonesia dan TikTok @manufacturing.series untuk insight industri, tren teknologi, serta update terkini menjelang pameran

Referensi